Headline

Bahas Penyelesaian Konflik Lahan

Pemkab Pertemukan Petani Dengan PT RAU

Fitriani | Kamis, 30 Mei 2013 - 13:35:31 WIB | dibaca: 129 pembaca

MUARA TEBO – Untuk mencari penyelesaian atas pengkliman lahan di areal izin Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Regunas Agri Utama (RAU) yang berada di hamparan 115 dan 116 Kecamatan Serai Serumpun. Yang diakui oleh H. Husin Ahmad dan H. Suhai bahwa lahan tersebut adalah miliknya. Ditambah dengan pengakuan dari kelompok Tumiran yang juga mengklaim dan mengakui lahan yang sama, Rabu (29/5) kemarin, Pemerintah Kabupaten Tebo mencoba melakukan rapat kordinasi dengan pihak-pihak yang terkait untuk menanggapi pengkliman lahan tersebut.
 
Rapat koordinasi yang diadakan di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo kemarin, langsung dipimpin oleh Sekda Tebo, Noor Setya Budi dan dihadiri oleh Asisten II Setda Tebo, Dinas Perkebunan (Disbun) Tebo, Dinas Kehutanan Tebo, Kantor Pertanahan, Pihak PT. RAU, Kades Ulak Banjir serta pihak-pihak lain yang terkait.
 
Dalam rapat tersebut didapat kesepakatan diantaranya, menawarkan kepada pihak yang berkepentingan apabila penyelesaian secara mediasi musyawarah mufakat tidak mendapatkan titik temu, maka dapat melakukan penyelesaian melalui proses sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Kepada perusahaan diminta untuk mempersiapkan data-data diantaranya, Surat Keputusan (SK) penetapan plasma, peta hamparan 115 dan 116 secara global, datar nama petani plasma dan peta global yang berdampingan dengan hamparan 115 dan 116.
 
Selanjutnya, kelompok masyarakat yang mengklim diminta untuk menyampaikan data lahan yang diindikasi tumpang tindih antara plasma PT. RAU dengan lahan yang diklim oleh kelompok Tumiran meliputi, nomor, nama, umur, pekerjaan, letak tanah, luas dan komoditi.
 
Data sebagaimana point 2 dan 3 akan disampaikan kepada Tim TP3K paling lambat tujuh hari, untuk selanjutnya akan diindentifikasi oleh Tim TP3K Kabupaten Tebo.
 
Setelah berkas point 1 dan 2 terkumpul, tim akam melakukan inventarisasi dan selanjutnya akan dikoordinasi menentukan jadwal orientasi lapangan untuk memploting area yang diindikasi tumpang tindih antara plasma PT. RAU dengan lahan yang diklim oleh kelompok Tumiran.
 
Atas kesepakatan tersebut, Tumiran berharap kepada Pemkab Tebo dalam hal ini Tim TP3R bisa menyelesaikan persoalan tersebut sesuai dengan kesepakat.
 
“Kita sudah sepakat untuk menyelesaikan sengketa ini sesuai dengan aturan dan waktu yang ditentukan. Mudah-mudahan ini bisa selesai sesuai dengan yang diinginkan bersama,” pungkasnya. (ial)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)